Rabu, 31 Oktober 2012
Rabu, 19 September 2012
Cerita seputar lebaran
Tidak
terasa Lebaran sudah sebulan lewat. Dan setiap Lebaran bagi warga negara
Indonesia selalu mempunyai cerita khasnya sendiri. Pulang mudik ke
kampung halaman walaupun sambil himpit-himpitan dan macet ditengah jalan
demi untuk bertemu sanak keluarga tercinta. Belanja Lebaran, takbiran,
ketupat, sambel goreng, opor ayam, baju dan sepatu baru. Dan sebagainya.
Saya
termasuk beruntung, karena saya tinggal dan bekerja di kota yang
merupakan kampung halaman saya sendiri. Jadi saya tidak perlu pulang
mudik dan mengalami macet di jalanan.
Tiap
Lebaran saya hampir selalu tidak pernah ke luar kota. Paling ke bekas
tetangga. Dan beberapa tahun belakangan ini kadang-kadang kakak saya
bersama suami dan anak-anaknya mengunjungi saya.
Tahun
kemarin sehabis kakak pulang dari rumah saya. Saya baru tersadar kalau
waktu kakak di rumah saya, saya secara tidak sengaja membiarkan bra
bekas menggantung di rak piring saya dan dari bentuknya itu masih
kelihatan kalau bra. Tapi herannya kakak diam saja seolah tidak terjadi
apa-apa atau tidak melihatnya. Padahal waktu itu kakak beberapa kali
mondar-mandir di depan rak piring dan juga mengambil piring untuk makan
siang.
Saya
jadi berpikir sendiri kemungkinan yang terjadi. Kakak memang tidak
melihatnya sama sekali, tapi kemungkinan ini kecil sekali. Karena waktu
itu terang sekali dan siang hari, kemudian dia bolak-balik ke rak piring
untuk mengambil piring. Kedua kakak mengetahui hal itu tapi dia diam
saja, karena ada anak-anaknya dan suaminya. Saya jika memikirkan hal ini
jadi penasaran sendiri.
Kemudian
karena penasaran, maka lebaran tahun ini saya bermaksud memancing dia
untuk mengetahui reaksinya. Kebetulan Lebaran tahun ini dia menelpon
saya, katanya mau datang ke rumah dan biasanya kalau datang ke rumah
saya, dia sering menghidupkan komputer. Maka saya memasang gambar diatas
sebagai wallpaper komputer saya. Akhirnya pucuk dicinta ulam tiba,
gayung itupun bersambut. Kakak datang ke rumah dan minta tolong saya
untuk menghidupkan komputer. Begitu dia melihat foto saya, dia pun
bertanya, "Itu siapa ?. Aku ? Kamu ya ? Gila..". Dia pun memandang ke
arah saya, saya hanya tersenyum.
Sehabis
itu kami pun sudah beralih ke hal lain. Jadi sampai sekarang, saya
masih penasaran sejauh manakah dia menebak foto itu adalah saya. Foto
orang lain yang wajahnya saya ganti dengan wajah saya atau foto saya
sendiri 100 % ?
Label:
Cerita seputar lebaran
,
crossdresser
,
ladyboy
,
shemale
Kamis, 13 September 2012
sensasi yang lain
Belakangan ini sesudah boleh dikatakan jenuh cding dengan kain wiron dan kebaya ataupun rok mini, kepikiran bagaimana kalau pakai rok span yang panjang dan sempit sampai ke mata kaki. Kebetulan aku punya kain batik lama yang sudah robek di sisi memanjangnya hingga kurang panjang untuk dililitkan ke kaki sebagai kain wiron. Jadi aku punya pikiran untuk membuatnya menjadi rok span panjang yang sempit.
Setelah ragu-ragu untuk waktu yang lama. Akhirnya aku memutuskan untuk membuatnya dengan jalan menjahitnya sendiri. Karena aku tidak punya mesin jahit, maka aku menjahitnya dengan tangan. Jadi jahitannya tidak rapi dan perlu waktu lama untuk menyelesaikannya.
Kain batik itu ternyata terlalu panjang untuk dijadikan rok span panjang. Jadi aku buat atasan tank top dan rok span panjang sampai ke mata kaki. Rok span panjangnya kubuat dengan elastik di pinggangnya. Bagian bawahnya aku buat menyempit.
Begitu jadi, aku tidak sabar untuk mencobanya. Seperti yang kuceritakan diposting yang lain, aku selalu cding waktu libur. Cuma akhir-akhir ini aku juga cding di hari biasa, tapi sebatas hanya pakai rok. Tanpa make up, tidak full cding dan betul-betul hanya sebatas memakai rok, tidak sampai masturbasi. Tapi waktu aku memakai rok span panjang itu sama atasan tank top yang aku rangkap dengan kebaya, aku bisa merasakan suatu kepuasan yang lain yang berbeda dari biasanya. Kepuasan dan kenikmatan yang tidak terlalu menggebu-gebu dan bernafsu. Suatu sensasi yang lain.
Dan tidak terasa adikku si buyung ngiler juga sedikit. Tapi sesudah itu aku bisa mengontrol diriku lagi. Ini namanya bersenang-senang tanpa kelewat terangsang. Maka pada hari itu aku mengupdate status di facebook, bunyinya begini, "tantangan hari ini adalah bersenang-senang tanpa kelewat terangsang, yang gagal akan langsung masuk ke pressure test". Gayanya niru acara yang aku senangi, Master Chef Indonesia. Lalu aku tweet di twitter begini, "@MasterChefIndo tantangan hari ini adalah bersenang-senang tanpa kelewat terangsang, yang gagal akan langsung masuk ke pressure test".
Dengan demikian aku menjadi pemenang tantangan itu dan mendapatkan hadiah berupa immunity pin. Kekebalan untuk tidak terlalu terangsang secara berlebihan.
Label:
cding
,
crossdresser
,
kain wiron
,
kebaya
,
ladyboy
,
rok mini
,
sensasi yang lain
,
shemale
,
transgender
,
waria
Rabu, 12 September 2012
7 transgender Asia tercantik di dunia versi on the spot
1. Sirapassorn Atthayakorn ( Thailand )
2. Harisu ( South Korea )
3. Alicia Liu ( Taiwan )
4. Chamila Asanka ( Sri Lanka )
5. Chen Lili ( China )
6. Kayo Satoh ( Japan )
7. Nong Poy ( Thailand )
2. Harisu ( South Korea )
4. Chamila Asanka ( Sri Lanka )
5. Chen Lili ( China )
6. Kayo Satoh ( Japan )
Label:
androgynous
,
ladyboy
,
On the spot
,
shemale
,
Trans7
,
transvestite
,
Youtube
Selasa, 11 September 2012
Cerita seputar e-KTP
Issue e-KTP sekarang masih hangat-hangatnya. Ada kecamatan yang sudah selesai proses pengambilan foto, iris mata, sidik jari dan tanda tangan dan mungkin juga ada yang belum melakukan proses pemanggilan warganya untuk pengambilan foto, iris mata, sidik jari dan tanda tangan.
Banyak teman-teman di kantor dan lingkungan kantor yang sudah diambil foto, iris mata, sidik jari dan tanda tangan mereka di kecamatan mereka masing-masing. Cerita mereka pun berbeda-beda. Ada yang cerita kalau petugasnya sangat keras dalam artian warga yang mau diambil fotonya harus berpakaian dan dandan rapi. Atasan harus berupa baju yang berkerah, tidak boleh memakai kaos. Tapi teman di kecamatan lain berkomentar kalau petugasnya lebih bebas dan tidak seperti yang diceritakan di atas. Bahkan ada yang bilang kalau harus menunjukkan bukti lunas PBB.
Saya sendiri sempat was-was mengenai soal ini. Saya pikir jangan-jangan saya kelewatan, padahal tidak ada undangan dari RT saya di rumah. Tapi akhirnya undangan itu pun akhirnya saya terima juga. Ternyata undangannya jatuh di hari kerja. Jadi saya terpaksa kerja 1/2 hari, baru kemudian ke kecamatan.
Untuk itu saya memberitahu rekan kerja yang seruangan dengan saya. Tapi apa jawaban dari rekan kerja saya yang seorang wanita. Dia bilang begini, "Lha rambutmu ? Karo aku malah dhowo rambutmu. Lanang opo wedhok ?". Saya menjawab gini, "Malah enak to, iso enggo malsu".
Bahasa Indonesianya kurang lebih begini, "Lha rambutmu ? Sama aku malah panjang rambutmu. Laki atau perempuan ?". Saya menjawab gini, "Malah enak to. Bisa buat malsu".
Jumat, 17 Agustus 2012
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Dirgahayu RI yang ke 67
Label:
crossdresser
,
Dirgahayu RI yang ke 67
,
ladyboy
,
shemale
,
waria
Langganan:
Postingan
(
Atom
)











