tJeSiLC_vQ4EjbqutLiN10g1b3k
Tampilkan postingan dengan label Maria Selena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maria Selena. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

Tomboi, Maria Selena Sulit Jalan di Catwalk



Ternyata selain jengkel dengan busana batik yang menurutnya mirip dengan  busana tradisional Indonesia, Maria Selena juga tomboi hingga kesulitan berjalan dengan high heels, karena tidak terbiasa pakai high heels. Lalu bagaimana jika suatu saat ia harus berbusana tradisional Jawa atau berbusana nasional kain kebaya, sedangkan  biasanya pada saat yang bersamaan juga harus memakai sandal jinjit ?

Mungkin bagi dia ini akan menjadikan kesulitan dan kejengkelan yang menjadi satu. Pertama, kesulitan melangkah karena memakai sandal jinjit dan masih harus dihambat dengan kain wiron yang ketat. Kedua, mungkin kejengkelannya  akan bertambah, karena pertama jengkel terhadap busana kain kebaya yang dipakainya dan kemudian ditambah dengan kejengkelan karena tidak biasa memakai high heels.

Mungkin ia harus belajar ngadi salira ngadi busana dengan busana kain kebaya seperti yang biasa diadakan pada kontes pemilihan duta wisata atau pemilihan putera puteri daerah khususnya daerah Jawa Tengah. Belajar berjalan dengan perlahan-lahan, lemah gemulai sambil memasang senyum  hingga menimbulkan kesan anggun. Istilahnya berjalan dengan pantas seabagai seorang wanita Indonesia atau seorang  yang menjunjung tinggi adat-adat keTimuran.

Kamis, 13 Desember 2012

Maria Selena



Maria Selena adalah Puteri Indonesia 2011 yang mewakili Indonesia dalam  kontes Miss Universe 2012.  Dan sudah dapat diduga seperti biasanya  penampilan wakil Indonesia dalam kostum bikini selalu menimbulkan pro dan kontra. Karena sudah sejak dari jaman dahulu kala dan seperti sudah menjadi mitos kalau bangsa Indonesia adalah bangsa yang sopan dan santun termasuk dalam berbusana.

Seperti juga halnya dengan busana nasionalnya yaitu kain kebaya yang cenderung tertutup dari atas sampai bawah. Kain wironnya  sampai menutup mata kaki, kalau menurut pakemnya. Sedangkan lengannya  juga tertutup oleh panjangnya lengan dari kebaya. Dan hal ini dapat terlihat pada pemilihan putera-puteri daerah yang selalu menampilkan busana daerahnya masing-masing terutama untuk malam grandfinal dan juga untuk publikasi.

Tapi apa kata Puteri Indonesia 2011, Maria Selena ketika diwawancara dalam bahasa Inggris tentang pengalaman kencan yang paling menarik baginya  dan kebetulan waktu itu ia memakai busana batik yang menurutnya seperti busana tradisional Indonesia ? Dari video diatas pada detik ke 33 dapat didengar ia menjawab  "matching clothes together ... batik like a traditional Indonesian clothes... it's very annoying  actually, but it's fun and creative  ".

Ternyata ia cukup jengkel dengan busana itu walaupun juga menyenangkan. Ternyata ia belum bisa menerima busana seperti itu dengan sepenuh hati. Padahal kalau dilihat dari omongannya, kelihatannya busana yang dimaksud sudah dimodifikasi. Bahkan mungkin sudah berupa gaun, bukan lagi berupa kain kebaya. Dan namanya busana nasional yang sudah dimodifikasi biasanya akan dibuat dengan tujuan semakin mempermudah dan semakin  membuat nyaman pemakainya.  Termasuk bawahannya yang dulu berupa kain jarik wiron yang sempit dibagian bawahnya sehingga membuat sulit pemakainya untuk melangkah berjalan, sekarang biasanya dibuat lebar dibagian bawah dan juga sudah berupa rok serta mungkin juga sudah tidak sepanjang kain wiron atau bahkan mungkin berupa celana panjang.

Bagaimana ini ? Puteri Indonesia kita ternyata masih setengah hati dalam mencintai kebudayaan dan busananya sendiri.