tJeSiLC_vQ4EjbqutLiN10g1b3k
Tampilkan postingan dengan label Ala Ryan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ala Ryan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

Haryo Pramoe



Bahasa Indonesia

Cooking ternyata bisa dibagi menjadi  dua :
  1. Hot kitchen :  mengolah daging, ikan, sayuran dan sejenisnya.
  2. Pastry : mengolah kue, cake dan sejenisnya.
Menurut penjelasan Chef HaryoPremoe, chef yang kerja di hot kitchen akan berbau tidak enak seperti bau daging, bau ikan, bau bawang dan kata-katanya cenderung kasar.

Sementara chef yang kerja di pastry akan berbau wangi seperti bau coklat, bau bunga dan sejenisnya. Kata-katanya juga cenderung lembut. Demikian juga dengan gerak-geriknya . Karena sebenarnya jiwanya separoh wanita dan separoh lelaki.

Tapi apa yang diutarakan diatas tidak bisa dijamin 100 persen kebenarannya, karena diutarakan dalam acara comedy Ala Ryan di Kompastv. Jadi mohon jangan ditelan bulat-bulat.


English

Cooking can be divided into two:
  1. Hot kitchen:  processing meat, fish, vegetables and the like.
  2. Pastry: processing cakes , cake and the like.
According to Chef HaryoPremoe, chefs who work in the hot kitchen will smell bad like the smell of meat, fish smell, the smell of onions and their words tend to be rough.

While chefs who work in the pastry will smell fragrant like the smell of chocolate, the smell of flowers and the like. His words also tend to be soft. So it is with his movements. Because the soul is actually half women and half men.

But what is expressed above can not be guaranteed to be 100 percent correct, because it stated in the comedy show Ala Ryan in Kompastv. So please do not swallowed it raw.

Sabtu, 19 Mei 2012

sebelum dan sesudah menjadi ladyboy cantik

sebelum


sesudah


Di Kompastv akhir-akhir ini baru ramai-ramainya acara yang bernuansa humor standup comedy. Ada lebih dari 1 acara, bahkan sampai ada 4 acara. Kelakar, Ala Ryan, Comic Action dan 189 Derajat.  Masing-masing punya host yang seorang komik.

Kemarin di acara Ala Ryan, temanya adalah Make Over. Begitu aku mendengar tema  dan bintang tamunya adalah dokter Boyke serta dokter Sonia Wibisono. Aku langsung jadi tertarik dan tv pun tidak jadi aku matikan.

Aku pikir temanya saja sudah nyerempet-nyerempet salah satu hobiku dan hobi kaumku. Apalagi bintang tamunya yang seorang juga mirip-mirip dengan kita. Gaya bicaranya dan gerak-geriknya. Sebenarnya bukan cuma salah satu bintang tamunya yang mirip dengan kita, tapi yang seorang memang asli cewek kayak kita. Lagi pula cantik. Jadi bisa dikatakan kedua bintang tamunya sama dengan kita.

Betul juga begitu mendapat kesempatan open mic, dokter yang pakai kacamata itu bicaranya langsung nyerempet-nyerempet. Katanya kalau pasien yang datang cowok, seringnya mengeluh perihal persenjataannya. Mulai dari kurang panjang, kurang besar sampai kurang hitam.  Kalau pasien yang datang cewek, seringnya mengeluh kalau sekarang jadi kayak jalan tol yang kelebaran.

Sampai akhirnya waktu giliran game speak up, si dokter itu bilang "percuma kalau sudah di make over, tapi masih nggak bisa berdiri". Kalau kalimat itu sih buat aku, memang cocok. Kalau sudah di make over, harusnya sudah tidak bisa berdiri. Masak sudah di make over mahal-mahal, masih bisa berdiri juga.

Omong-omong si dokter yang satu ini, tepatnya si  doktor  ini memang sesuai dengan namanya,  sukanya ngodok yang kotor-kotor. Meminjam lawakannya warkop DKI dulu.

Tapi si dokter yang satu ini walaupun ngomongnya sudah dibantu sampai nyerempet-nyerempet, akhirnya masih kalah juga di game speak up dan harus masuk ke wall of shame.